Pada November 2007, Malaysia mengklaim Reog Ponorogo dari Jawa Timur.
Kemudian pada Desember 2008, Malaysia mengklaim lagu “Rasa Sayange”.
Pada Januari 2009, Malaysia mengklaim batik, Selanjutnya, pada Agustus 2009, Malaysia mengklaim Tari Pendet dari
Bali. Bahkan tarian itu sempat dimasukan sebagai iklan pariwisata
Malaysia. Lalu, bulan Maret 2010, Malaysia mengklaim musik angklung.
Terakhir, 15 Juni 2012, Malaysia mengklaim Tari Tor Tor dan musik
Gondang Sembilan.
di hitung-hitung kebudayaan Indonesia sudah keenam kalinya data tersebut di ambil dari http://www.beritasatu.com/budaya/55024-malaysia-enam-kali-klaim-budaya-indonesia.html
dari data tersebut dapat terlihat bahwa Indonesia tidak bisa menjaga budanyanya sendiri dan akibatnya diklaim oleh negara lain, keenam kalinya bukan lah hal yang biasa melainkan luar biasa, ibaratkan sebuah rumah ketika kemalingan satu kali pemilik rumah tersebut akan lebih hati-hati untuk menjaga rumahnya tapi Indonesia sudah keenam kalinya kecolongan dalam pengakuan atau pengklaiman kebudayaan, di harapkan Indonesia dapat lebih hati-hati dalam melestarikan kebudayaanya, kita alaham bangsa yang besar dengan segunung sumber daya alam dan kebudayaan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar